Prosedur yang gampang, bunga yang kompetitif, dan proses pencairan yang tidak berbelit,menurut Bagus, yang membuat produk KUR dan kredit untuk UKM, banyak menarik minat banyak orang untuk mencari informasi di arena pameran. Kalau diprosentase, yang meminta penjelasan terkait kredit UKM dalam setiap harinya sekitar 40 persen.
“Dan itu sebuah pencapaian yang bagus mas, karena keikutsertaan bank Jateng di sini hanya untuk pengenalan atas banyak produk kita. Kita ingin masyarakat sampai pada tataran brand preferent, mengenal banyakproduk kita,lengkap dengan kemudahan prosedur dan persyaratannya. Tabunganku,produk untuk para pelajar,juga ramai ditanyakan.Dan itu adalah peluang yang nantinya bisa digarap lebih jauh oleh tim marketing kita, “ ungkap Bagus.
Adanya kuis berhadiah menebak jumlah uang, menurut Bagus, juga memicu banyak pelajar datang ke stand bank Jateng. Dari situlah, banyak produk bank kemudian dikenal, untuk kemudian dijadikan referensi, saat harus membutuhkan kredit lunak misalnya. Atas semuanya itu, menurut Bagus, pameran seperti ini akan terus diikuti bank Jateng, agar banyak produk yang ada di bank Jateng, makin dikenal masyarakatnya. “Pameran kita kali ini dikalau dilihat pada jumlah pengunjung setiap harinya, sukses mas. Hanya kalau kemudian dikaitkan dengan jumlah transaksi yang dilakukan pengunjung di kantor pusat atau cabang, kita sendiri belum bisa memantaunya. Yang pasti, kalau melihat dari sekitar 40 persen pengunjung yang serius menanyakan semua hal terkait kredit UKM seperti KUR dan lainnya, maka bolehlah kita katakan, stand bank Jateng telah sukses mencapai targetnya, mengenalkan dan membuat masyarakat tertarik kemudian melakukan transaksi atas banyak produk bank jateng.” Demikian penjelasan Bagus Sukmono Hadi. (dmr)